Rabu, 22 Februari 2012

Day 1 – Singapore

Hari kamis, tanggal 11 januari 2012 adalah ujian terakhir saya, dan tanggal 12 sore saya pulang ke jogja. Sampai di jogja tanggal 13, langsung nukar uang ke SGD dan ringgit. Sabtu, 14 januari 2012 kami sekeluarga berangkat ke Singapore. Perlu perjuangan untuk liburan kali ini mengingat bapak masih ada tanggungan mengajar, adik sudah mulai sekolah, dan pesawat kami take off jam 7 pagi.  Airport Tax bandara di jogja untuk internasionalnya cuma 100ribu, murah dibandingin dengan bandara lain yang rata-rata 150ribu, tetapi wajar harga segitu karna tuang tunggu penerbangan internasional di bandara adisucipto jogja cuma kecil banget, kira-kira hanya cukup buat 100an orang duduk, sehingga yg lain harus berdiri. hhe. Akhirnya kami sampai di changi airport singapore pukul 11 waktu setempat. Ibu langsung terkagum-kagum dengan bandara changi dan MRTnya. Setelah mengisi botol yang sudah disiapkan dari Indonesia, kami melanjutkan perjalanan memakai MRT di changi terminal 2.  Sebelumnya sudah saya pesan bahwa jangan bawa barang banyak-banyak, 2 tas saja cukup, dan sesampai disana kami tidak mencari penginapan karena sudah pesan hotel di Tune Hotel Johor Bahru.

Tujuan pertama kami langsung ke Sentosa Island. Dari Changi naik MRT ke Harbour Front, beli sentosa express. Di Sentosa kami poto-poto dan jalan-jalan saja, nggak mau yang aneh-aneh seperti masuk Universal Studio atau yang lainnya karena budget yang terbatas. Belum apa-apa tapi ibu sudah meminta kita untuk makan dulu. Akhirnya saya carikan tempat yang sepi dan rindang, tepatnya di pinggir pantai Siloso yang menghadap ke pulau Batam, kami makan bekal yang sudah disiapkan dari rumah, hal ini demi menghemat biaya makan yang di singapore sekali makan paling murah 5 SGD. Selesai makan, poto di Merlion besar, di depan USS, depan kasino, dan lain lain.  Puas keliling sentosa, kami pun balik ke Vivo Centre menggunakan sentosa express.

Dari Sentosa Island, tujuan kami selanjutnya adalah china town. Setelah turun dari MRT, kami bingung sendiri karena banyaknya orang disana. Kami masuk ke pasar dan ternyata kami tersesat di dalamnya. Perlu waktu setengah jam untuk mencari jalan keluar dan menuju ke merlion park. Setelah jalan kaki yang agak jauh, akhinya kami sampai di pinggiran singapore river, istirahat bentar disitu dan dilanjutkan ke patung singa merlion yang terkenal itu. Disana kami kehabisan minum karena 2 botol Aqua 1,5 liter yang kami bawa dan diisi di Changi sudah habis. Akhinya dengan pertimbangan takut dehidras, saya membeli air mineral di sana. Harganya sangat mencekik leher, satu botol air mineral 500 mL yang kalo diindonesia harga cuma dua ribu rupiah, disana harganya 3SGD atau setara 21ribu rupiah. Mahalnyeee..

Rencana awal memang kami akan menonton pertunjukan wonderfull, yaitu pertunjukan water laser di depan Marina Bay yang mirip ama song of the sea di Sentosa Island, cuma bedanya kalo yang ini gratis sedangkan song of the sea bayar 10 SGD. Sambil menunggu, kami menghabiskan senja di esplanade dan singapore river sambil makan camilan dari Indonesia :d.. Akhirnya jam yang ditunggu-tunggu datang juga, pukul 20.00 waktu singapore pertunjukan wonderfull dimulai. Pertunjukannya sangat fantastis, walaupun menurut saya masih bagusan song of the sea. Selesai pertunjukan kami menuju Tune Hotel yang ada di negara seberang, yaitu Malaysia. Yah, benar, kami untuk menginapnya saja harus menyeberang negara, hal ini dilakukan demi menghemat biaya hotel. Bayangkan , di Singapore untuk mendapatkan hotel bintang 2 saja harganya sudah 1 juta lebih, sedangkan kalau kita mau nyeberang dikit, kita bisa mendapatkan kamar di Tune Hotel seharga 100ribu. Untuk menyeberang kami menggunakan MRT dan turun di Kranji. Dari kranji pakai bis menuju check point. Dari malaysia chekpoint, kami menggunakan taksi menuju tune hotel di Danga Bay Johor Bahru. Sampai disana saya kaget karena hotelnya ternyata lumayan besar, 8 lantai, dan terletak di pinggir jalan dan dekat dengan pantai. Setelah check in, kami masuk kamar, dan saya terkaget-kaget sendiri karena kamarnya sangat nyaman (menurut saya yg wong ndeso), kasur setara bintang  lima, internet gratis di lobi, dan sangat cozy banget lah buat nginap.


EmoticonEmoticon