Jumat, 13 Juli 2012

Perjuangan mendapatkan goverment letter support




Belum hilang rasa capek sehabis pulang dari backpackeran 9 hari ke filipina dan malaysia, keesokan harinya saya sudah dihadapkan dengan persiapan untuk mendapatkan goverment letter support. Gov letter adalah persyaratan yang harus didapatkan untuk apply Working Holiday visa australia. Mungkin sebelumnya saya belum pernah posting di blog ini tentang visa ini. Visa ini adalah jenis visa spesial, dimana orang yang mendapatkannya bisa masuk ke australia dan bebas melakukan traveling atau working selama  1 tahun. Intinya disini adalah saya apply visa ini dan setelah wisuda ingin pergi ke australia.

Pada Sabtu jam 11 malam saya baru tiba di kosan, langsung tepar dan tidur.Paginya hanya sempet sholat subuh, lalu lanjut tidur lagi sampai pukul 11an. Setelah bangun, saya mempersiapkan semua dokumen dan persyaratan yang diperlukan untuk datang ke kantor imigrasi yang ada di Jl Rasuna Said. Untuk mendapatkan gov letter adalah penuh dengan perjuangan karena dalam setahun Indonesia hanya mendapatkan jatah 100 orang saja dan kantor imigrasi mengeluarkan gov support mulai tanggal 1 juli. Untuk memastikan saya bisa mendapatkan letter tsb, saya berangkat malam hari. Singkat cerita, sehabis isya saya langsung siap-siap berangkat. Karena belum tahu letak kantor imigrasi, saya menggunakan google maps buat mastiin lokasinya. Tas sudah penuh dengan semua dokumen, baju ganti, dan selimut airasia. Sebelum berangkat saya harus mampir ke tempat potokopi dan makan soto dulu.

Karena sudah janjian dengan teman untuk datang kesana jam 9 malam, saya berangkat dari depok jam 8.15 dengan asumsi jalan tidak macet. Sampai disana jam 9 pas. Ternyata yang antri udah banyak banget.. Ngisi daftar absen dapet nomor 35..karena sehari cuma ada 30 orang yang diwawancara, berarti masuk hari kedua. Ya sudahlah. Malemnya yang datang makin banyak, jam 11 malem aja yang datang udah 80 orang. Karena malam itu ada final Euro, maka saya nyempatin ikut nonton bareng di Mcd depan kantor imigrasi. Babak pertama usai, skor udah 2-0 menang spanyol.Karna yakin spanyol udah menang dan karna rasa ngantuk yang semakin menjadi-jadi, sayapun balik ke kantor imigrasi lagi, tidur ngemper di pinggir. Sayangnya, saya lupa bawa lotion anti nyamuk, jadi deh tubuh saya menjadi santapan lezat para nyamuk di kantor imigrasi. Tidur nggak bertahan lama karena jam setengah lima pagi udah bangun, lihat para pengantri yang lain juga udah bangun juga. Adzan subuh berkumandang, sambil cari WC saya jalan keluar dengan tujuan cari masjid.


Selepas subuh, balik ke imigrasi dan teman-teman saya sudah pada berganti baju. Jam 6.00 antrian sudah menjadi gila, daftar antrian sudah mencapai 170 orang. Akhirnya jam 7.00 petugas imigrasi (bapak-bapak) dateng dan nyuruh kita buat pindah tempat ke parkiran belakang. Disana dikasih tahu bahwa semua orang yang sudah mendaftar (total 170 orang) akan diseleksi semua.. Whaaat ? sia-sia dong perjuangan nginep dan bergelut dengan ganasnya nyamuk kalau pada akhirnya orang yang datang pagi haripun juga bisa dapet kesempata.. Kalo tahun kemarin sistemnya adalah siapa cepat dia dapat.. kalo sekarang ada seleksinya. Payah.. Kalo diseleksi berdasarkan duit di rekening saya jelas kalah, karna di tabungan cuma ada duit 45juta saja, sementara yang lain ada yang saldo di tabungannya melebihi 100juta. Ya sutralah.. Akhirnya jam setengah delapan setelah mendapat kejelasan soal wawancara besok, saya pulang ke depok dengan hati kecewa..

Singkat cerita, keesokan harinya saya balik ke imigrasi, wawancara dengan orang sana. Jam 10 sudah selesai prosesnya dan katanya hasilnya akan diumumin 2 minggu setelah wawancara. Saya cuma bisa berharap bisa lolos dapet goverment letter support ini. Kalau tidak, rencana hidup yang saya susun selama ini bisa kacau balau..

1 comments

halo mas Enggar saya Remond yg dari Manado kemarin qta sama2 antri di Imigrasi ... eh kata salah satu dari peserta yg ikut antri nama2nya udah di umumkan lwt web nya imigrasi Indo; www.imigrasi.go.id/images/WHV2013_1.pdf ... gimana mas lolos ngga? klo nama saya katanya ngga ada tu ...


EmoticonEmoticon