Backpacking Medan (1)

Selesai sudah trip ke medan kali ini. Sesuai dengan janji, gw pengen berbagi cerita tentang trip kita kali ini. Trip ini adalah trip dadakan, gara-gara promo BIG airasia last minutes, yang dibooking  cuma 1 minggu sebelum hari keberangkatan. Ceritanya adalah gw dapet promo 64ribu PP ke medan, dan gw ngajak 2 temen yaitu Hilmi dan Ruri buat trip kali ini.

Cerita dimulai dari hari senin sore, kita berangkat ke bandung dulu karna tiket yang kita dapet adalah airasia jurusan kampungrambutan-bandung bandung-medan. Karna ceritanya adalah backpacker, kita nggak naik travel atau bus Depok-bandung yang agak mahal, kita mencoba ngecer bus, naik angkot ke kampung rambutan dulu lalu disambung bus ekonomi AC jurusan sukabumi dan turun di cileunyi. Total biaya kalo naik travel 60ribu, naik MGI depok-bandung 45ribu, tapi kalo ngecer kayak kita, total cuma angkot ke kampung rambutan 3ribu, bus jurusan sukabumi 25ribu, angkot cileunyi ke ITB 7ribu, jadi total cuma habis 35ribu dah sampe ITB. 


Tempat menginap kami malam itu adalah kos abangnya Ruri. Pagi-pagi kita udah bangun jam 4, lalu mandi, dan sudah siap berangkat pukul 4.30. Naik taksi ke bandara hussein dari ITB ternyata sangat-sangat dekat, dan karna nggak pake argo, kita nego harga 25ribu. Bandara hussein sastranegara ternyata sangat-sangat kecil, lebih kecil daripada yang gw bayangkan. Mungkin ini bandara terkecil yg pernah gw pake buat depart. Pesawat Airasia QZ7986 BDO-MES sudah siap di apron, karna memang bandara ini adalah salah satu HUB airasia dan pesawat-pesawatnya pada RON / bermalam disitu. Pesawat take off tepat waktu, pukul 5.35 dan mendarat di medan juga tepat waktu pula, 7.55. 

 
 

Bandara polonia sendiri adalah bandara yang cukup luas dengan puluhan penerbangan setiap hari, tapi permasalahannya adalah tempatnya yang berada di tengah kota sehingga tidak ideal untuk perkembangan bandara kedepannya.  Keluar dari bandara, kami menuju istana maimun. Karna jaraknya yang tidak jauh, hanya 2KM, kami memutuskan untuk berjalan kaki saja sambil melihat-lihat kota medan. 15 menit jalan kaki, kami sampai di depan istana maimun. Sebelum masuk kita nge-teh dulu diwarung depan situ, dan harganya pun menakjubkan, 5ribu rupiah hanya untuk segelas es teh manis. Hha. 
 


Masuk ke istana maimun dipungut tiket 5ribu rupiah, dan setelah melihat lihat didalamnyan ternyata isinya nggak menarik sama sekali buat gw. Kenapa ? karna koleksi yang dipajang cuma dikit sekali, cuma 1 ruangan saja, dan nggak ada penjelasan sama sekali tentang barang koleksi yang dipajang. Kesan yang gw dapet cuma benda bersejarah trus dipajang dan dikasih nama, tanpa ada upaya untuk menjelaskan kepada pengunjung tentang history barang tersebut. Kalo nggak karna istana ini berada di medan dan gw baru pertamakalinya di medan, gw nggak bakal ngunjungin istana ini.











Selesai dari istana maimun, kita berpikir untuk ke parapat naik kereta (turun di tebing tinggi). Lalu kami naik becak motor ke stasiun kereta, sampe sana ternyata kereta ke tebing tinggi baru jalan pukul 14.00 dan waktu itu baru pukul 10.00. Akhirnya kami memutuskan untuk naik bus saja, lalu kamipun naik angkot ke terminal  amplas. Dari terminal amplas kami naik bus “sejahtera” dengan ongkos 25ribu.

 
Sebelum berangkat kita makan dulu di terminal, dan benar kata orang kalo makanan disitu mahal-mahal, untuk soto medan yang rasanya nggak spesial, harga 15ribu. Untung aja cuma minum airputih, kalo minum es teh bisa bisa harga 5ribu juga. Pukul 12.00 bus berangkat. Perjalanan melewati kota tebing tinggi dan pematang siantar. Jalan yang dilalui cukup mulus tapi dibeberapa bagian jalan bergelombang karna aspal rusak. Mendekati parapat, pemandangan di kanan-kiri melewati hutan karet. Semakin dekat ke parapat pemandangan semakin indah dan menakjubkan. 

Pukul 16.30 kami sampai di parapat. Langsung ke pelabuhan balaraja tapi ternyata ferry yang akan menyeberang ke pulau samosir baru berangkat pukul 18.00 (ferry terakhir). Akhirnya kami cari tempat buat sholat dulu karna belum sholat dzuhur dan ashar. Sangat sulit mencari musholla disitu, dan setelah berjalan agak jauh kami menemukan mushola, tapi sayang sekali musholanya tutup dan dikunci rapat (bahkan untuk masuk ke selasarnya aja nggak bisa). Kamipun numpang sholat di rumah sebelah mushola. 


Ferry berangkat pukul 6 sore. Karna ferry ini ferry terakhir, yang naik cukup banyak dan kebanyakan adalah bule-bule backpacker yang kere . Ongkos ferry murah, cuma 7ribu rupiah. Penyeberangan memakan waktu 40menitan, dan nanti ferry akan mengantar kita sampai ke pier dekat hostel yang akan kita inapi. Karna bingung, kamipun turun bareng sebagian besar bule-bule di carolina hotel. Tanya ke bagian front office, katanya tinggal kamar yang 90ribu, dan ditambah extra bed 50ribu karna kami bertiga. Akhirnya kami mencari hostel lain, nemu hostel disebelahnya dengan harga 90ribu buat bertiga dan kita nginep disitu 2 malam. Malam itu kamipun tidur dengan nyenyak, sesekali terbangun karna tempat tidur yang keras. ~


Berlangganan update artikel terbaru via email:

1 Response to "Backpacking Medan (1)"


  1. Assalamualaikum
    Perkenalkan nama saya FADLY.
    Pastikan saat berjalan di Medan,Tasik Toba, brastagi.bernuansa muslim.sebb tanah Batak yg mayoritas beragama Kristen.
    Saya muslim,tra transport persendirian,sila pm to whatsapp langsung+6281376455045
    No DEPOSIT
    No agen

    4D3N MEDAN LAKE TOBA TOUR
    (1Nite Parapat, 1 Nite Berastagi, 1 Nite Medan
    --------------------------------------------------------------------
    DAY 01 : ARRIVAL MEDAN – TEBING TINGGI – PARAPAT (L,D)
    Arrival at Kuala Namu International Airport. After customs clearance, meet our representative and Tour Guide who will take you to start the tours by using tourist Coach or Van. Transfer to the local restaurant for lunch. Then, depart to Parapat-drive along the road which offers the endless view of Rubber and Oil Palms Plantations through the journey. Stop should be made at Pematang Siantar for shopping of local product such as Kacang Tumbuk “Ting Ting, Teng Teng”, Other snacks Etc. Arrived in Parapat then check in to hotel for overnight stay, the rest of the day is free on your own leisure. Dinner served at the local restaurant.

    DAY 02 : PARAPAT – SAMOSIR ISLAND – BERASTAGI (B,L,D)
    After breakfast at hotel, ready for Samosir island excursion by Boat to visits
    Tomok village, to see the Tombs of The King Ompu Sidabutar & Shopping place. Ambarita village, to see the Traditional Batak village with ancient megalithic Furnitures. Return to Parapat for lunch at local restaurant. Afterwards proceed to Berastagi–a mountains resort with it’s refreshing weather and magnificent mountains scenery which has an abundance of Flowers, Vegetables and Fruits. En-route stops at Panorama Simarjarunjung hill (Sanitary stop),Sipiso-Piso waterfall. Arrived in Brastagi then to visit the Central Fruits Market (Shopping Place). Afternoon check in to hotel. The rest of the day is free on your own leisure. Dinner served at the hotel or local restaurant.

    DAY 03 : BERASTAGI – MEDAN (B,L,D)
    After breakfast, proceed on two hours down the hill to Medan. Visit Lumbini Park. Arrival in Medan then city sight seeing to visit a several points of interest such as the Maimoon Palace, Al-Matshun Grand mosque. After lunch at the local restaurant, and then proceed to the shopping areas as follow Danar Hadi Batik emperium and others whole Batik sellers in Medan, including to Pasar Ikan market and Malls. Afternoon check in to hotel for overnight stay. Dinner served at the local restaurant.

    DAY 04 : HOTEL – AIRPORT (B)
    After breakfast, free program before transfer to the airport for your flight home..END OF SERVICE


    Fadlymedan transport
    Fadlywisata.blogsport.id.co
    Julfadly Siagian (FB)
    Email:julfadlysiagian@gmail.vom
    +6281376455045

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel