Selasa, 31 Desember 2013

Kado Tahun Baru Terindah : Pengumuman BI


Sudah hampir 6 bulan dari tes pertama, saya mengikuti seleksi PCPM BI. Walaupun 6 bulan, tapi tidak terasa bagi saya karena memang sejak awal saya tidak terlalu berminat untuk masuk Bank Indonesia. Saya ikut seleksi ini lebih karena bakti saya pada orang tua yang ingin melihat anaknya sebagai pegawai BI.

Minggu demi minggu saya lalui dengan santai karena diselingi dengan kegiatan wisuda dan saya sempat bekerja juga di Deloitte walaupun nggak sampai 2 bulan :D. Setiap satu tahap seleksi, saya tidak ada persiapan berarti. Setiap tahap seleksi tersebut pula saya pesimistis bisa lolos ke tahap berikutnya. Contoh sewaktu tes FGD, saya tidak mendapatkan kesempatan berbicara yg cukup karena sudah dirampas oleh anggota kelompok FGD yang lain, saya bahkan hanya berbicara nggak sampai 2 menit, dibandingkan dengan anggota FGD yang lain yang rata-rata berbicara 5-10 menit. Apalagi dalam 2 menit tersebut ide yang saya kemukakan juga nggak bagus-bagus amat dan cenderung ikut dengan ide yang lain saja. Tapi kok alhamdulillah saya bisa lolos ke tahap berikutnya.

Kemudian di waktu tahap tes kesehatan, saya pesimis bisa lolos karena tensi saya yang mendekati darah rendah dan gula darah yang terlalu rendah juga. Juga karena ada satu pemeriksaan yg membuat saya pesimis  (rahasia). Eh ternyata saya masih lolos. Ketika di wawancara akhir juga begitu. Ketika ditanya oleh bapak-bapak direksi, saya jawabnya kaku, terkesan gugup, dan jawabannya nggak begitu tepat, cenderung sotoy dan salah.

Sore ini pengumuman akhir siapa yang diterima di BI telah diumumkan. Dan tanpa disangka, dengan setengah percaya saya melihat nama saya terpampang di file pdf yang diunggah BI. Alhamdulillah. Sujud syukur langsung saya panjatkan kepada Allah yang menurut saya benar-benar telah menunjukkan kekuasaannya yang nyata dalam proses perekrutan BI ini.

Terimakasih teman-teman semua yang telah mendoakan untuk kesuksesan saya selama ini. Salam superrr !!


EmoticonEmoticon