Percaya Takdir


Sore ini adalah sore paling mengejutkan bagi saya. Bukan karna pemilihan pilpres, tapi karena pengumuman lainnya. Sore ini pengumuman yang ditunggu tunggu anak PCPM BI XXXI-2 diumumkan. Semua orang berdebar-debar. 15.30 tepat, HP saya bergetar. Saya cek HP, ada email masuk, judulnya penempatan OJT. Langsung hati saya berdebar. HP saya buka, saya download attachmentnya. Daaaaann....
Tangan saya lemaas, keringat dingin langsung mengucur disekujur tubuh.... Hati saya ingin teriaaak..
Saya baca nama saya, Enggar Estiko Handoko, H6069... Berada di urutan teratas di halaman kedua file attachment itu...
Pikiran saya langsung melayang kemana-mana. Bukan karena saya takut ditempatkan disitu, tapi lebih karena mengkhawatirkan orang tua saya. Bagaimana perasaan mereka kalo tau saya ditempatkan disitu.
Apakah saya bisa bertahan disana ? Apakah saya bisa meninggalkan kehidupan saya selama ini ?
Tapi saya masih percaya, ini semua adalah sebuah grand design, grand design dari Allah untuk kehidupan saya. Terlalu banyak takdir Allah yang awalnya tidak saya sukai akhirnya dalam perjalanannya berakhir indah. Dulu saya memilih untuk kuliah di UI, dan ternyata itu jalan saya untuk bisa berbisnis sambil kuliah dan bisa membiayai kuliah sendiri. Dulu saya sangat tidak bisa menerima kenyataan ketika saya hampir dipastikan keterima di sekolah pilot namun gagal menjadi pilot gara-gara restu orangtua. Namun ternyata Allah menakdirkan akhir yang indah, saya bisa keterima di BI. Paling akhir bulan kemarin, saya kecopetan di kopaja, namun ternyata Allah menggantinya berlipat-lipat. Tidak lama setelah kecopetan, ada promo airasia, dan dari penjualan tiket promo itu saya bisa membeli HP yang lebih baik.
Ya Allah, jika memang ini jalan terbaik yang Engkau pilihkan kepada hamba-Mu ini, saya mohon kuatkan hati saya, kuatkan hati orang tua saya, dan kalau bisa, semoga ini cuma tempat OJT saya, bukan tempat penempatan.
Akhirnya, dengan berat hati, saya akan bilang : JAYAPURAAAAA, I'm Comming !!!!

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Percaya Takdir"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel